Minggu, 30 Maret 2014

WANITA AHLI SURGA DAN CIRI-CIRINYA


Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Di antaranya Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

ã@sW¨B Ïp¨Ypgø:$# ÓÉL©9$# yÏããr tbqà)­GßJø9$# ( !$pkŽÏù ֍»pk÷Xr& `ÏiB >ä!$¨B ÎŽöxî 9`Å#uä ֍»pk÷Xr&ur `ÏiB &ûtù©9 óO©9 ÷Ž¨tótGtƒ ¼çmßJ÷èsÛ Ö»pk÷Xr&ur ô`ÏiB 9÷Hs~ ;o©%©! tûüÎ/̍»¤±=Ïj9 ֍»pk÷Xr&ur ô`ÏiB 9@|¡tã y"|ÁB ( öNçlm;ur $pkŽÏù `ÏB Èe@ä. ÏNºtyJ¨V9$# ×otÏÿøótBur `ÏiB öNÍkÍh5§ ( ô`yJx. uqèd Ó$Î#»yz Îû Í$¨Z9$# (#qà)ßur ¹ä!$tB $VJŠÏHxq yì©Üs)sù óOèduä!$yèøBr& ÇÊÎÈ  
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak yang tidak memabukan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)

tbqà)Î7»¡¡9$#ur tbqà)Î7»¡¡9$# ÇÊÉÈ   y7Í´¯»s9'ré& tbqç/§s)ßJø9$# ÇÊÊÈ   Îû ÏM»¨Zy_ ÉOŠÏè¨Z9$# ÇÊËÈ   ×'©#èO z`ÏiB tû,Î!¨rF{$# ÇÊÌÈ   ×@Î=s%ur z`ÏiB tûï̍ÅzFy$# ÇÊÍÈ   4n?tã 9çŽß  7ptRqàÊöq¨B ÇÊÎÈ   tûüÏ«Å3­GB $pköŽn=tæ šúüÎ=Î7»s)tGãB ÇÊÏÈ   ß$qäÜtƒ öNÍköŽn=tã ×bºt$ø!Ír tbrà$©#sƒC ÇÊÐÈ   5>#uqø.r'Î/ t,ƒÍ$t/r&ur <¨ù(x.ur `ÏiB &ûüÏè¨B ÇÊÑÈ   žw tbqãã£|Áム$pk÷]tã Ÿwur tbqèùÍ\ムÇÊÒÈ   7pygÅ3»sùur $£JÏiB šcr玨ytGtƒ ÇËÉÈ   ÉOøtm:ur 9ŽösÛ $£JÏiB tbqåktJô±o ÇËÊÈ  
“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS. Al Waqiah : 10-21)

Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, di antaranya :

îqãmur ×ûüÏã ÇËËÈ   È@»sVøBr(x. Çuä9÷s=9$# ÈbqãZõ3yJø9$# ÇËÌÈ  
“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waqiah : 22-23)

£`ÍkŽÏù ßNºuŽÅÇ»s% Å$ö©Ü9$# óOs9 £`åk÷ZÏJôÜtƒ Ó§RÎ) óOßgn=ö6s% Ÿwur Ab!%y` ÇÎÏÈ 
“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar Rahman : 56)

£`æh¯Rr(x. ßNqè%$uø9$# ãb%y`öyJø9$#ur ÇÎÑÈ  
“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)

!$¯RÎ) £`ßg»tRù't±Sr& [ä!$t±SÎ) ÇÌÎÈ   £`ßg»oYù=yèpgmú #·%s3ö/r& ÇÌÏÈ   $¹/ããã $\/#tø?r& ÇÌÐÈ 
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :
“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu 'anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Di antara yang didendangkan oleh mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al Jami’ nomor 1557).

Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga
Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi? Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki.

Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
1.        Bertakwa kepada Allah dengan sungguh-sungguh
2.   Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
3.      Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
4.        Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
5.        Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
6.        Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya serta mengajarkannya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan selalu berdoa kepada Allah semata.
7.   Menghidupkan (berdakwah) amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
8.        Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
9.    Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya (keluarga), memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
11.    Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh kaum muslimah atau wanita kafir (didalam menempatkan perkara)
12.    Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi/sumpah palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
13.    Menepati janji dan sumpah serta amanah yang diberikan kepadanya.
14.    Berbakti kepada kedua orang tua.Mendoakan kedua orang tua jika mereka sudah tiada.
15.    Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, (keluarga).
16.    Memakai baju yang menutup aurat yang diperintahkan oleh Allah (jilbab). Tidak Tabarruj; menghias diri dan memamerkan perhiasan serta memamerkan kecantikannya. Tidak bergaul/berteman dengan lelaki yang bukan muhrimnya.
17.    Menjaga mata dari melihat dan memandang yang diharamkan oleh Allah ; seperti melihat laki-laki yang bukan muhrimnya, melihat gambar dan film serta majalah-majalah porno, dll.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman:

šù=Ï? ߊrßãm «!$# 4 ÆtBur ÆìÏÜム©!$# ¼ã&s!qßuur ã&ù#Åzôム;M»¨Zy_ ̍ôfs? `ÏB $ygÏFóss? ㍻yg÷RF{$# šúïÏ$Î#»yz $ygŠÏù 4 šÏ9ºsŒur ãöqxÿø9$# ÞOŠÏàyèø9$# ÇÊÌÈ  
“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13)

Tidak ada komentar: